Kenapa berlatih Kungfu Wing Chun di Perguruan Kungfu Harimau Besi? 
Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa berlatih bela diri kungfu Wing Chun di Harimau Besi,
1. Menerima Murid Dari Berbagai Kalangan.
Menerima murid baru siapa saja tanpa memandang suku atau agama, bisa di pelajari
oleh anak – anak, remaja, maupun pria dan wanita dewasa dengan syarat berbadan sehat dan mau mengikuti aturan dan tata cara
berlatih di perguruan Wing Chun Harimau Besi. Ada juga kelas khusus anak – anak
(hanya beberapa cabang Harimau Besi tertentu), mudah dan baik juga dipelajari oleh
perempuan, ibu hamil dan orang tua ( elatihan bisa di arahkan khusus untuk
chikung atau olah nafas dan beladiri praktis) untuk para praktisi
beladiri, Polri, TNI, PNS, dan lain – lain.
2. Perguruan Wing Chun Yang Sudah Lama Berdiri.
Harimau Besi Merupakan perguruan kungfu yang sudah dibentuk sejak tahun 2005, baru fokus ke
Wing Chun pada tahun 2008. Saat ini sudah tersebar kurang lebih 35 cabang
perguruan Harimau Besi di seluruh Indonesia, dengan pelatih di setiap cabang Harimau Besi yang sudah belajar
Wing Chun rata – rata diatas 3 tahun, berpengalaman mengajar beladiri, dan mampu
mengajar sesuai kebutuhan setiap murid.
3. Metode Pengajaran Santai (Non Latihan Semi Militer).
Pengajaran dan pelatihan bela diri Wing Chun diadakan secara santai, face to face, interaktif dengan metode
modern, bukan metode semi militer (pelatihan non semi militer) dimana bertujuan
untuk memudahkan setiap murid menangkap dan menguasai semua pelajaran dengan
cepat. sehingga murid – murid yang paling awam atau belum mengenal beladiri pun
walau sudah dewasa atau berumur tetap bisa berlatih dengan nyaman.
4. Tidak Ada Tuntutan Latihan Fisik (Seperti Lari, Push Up, Sit
Up, dan Sebagainya).
Metode pelatihan Wing Chun Harimau Besi, terdiri dari berbagai macam
teori dan
macam pelatihan yang harus dikuasai. Kurikulum yg padat dan jam waktu
berlatih
yang singkat, tidak memungkinkan murid berlatih fisik (latihan fisik
tetap
bisa dilatih di rumah sendiri). Dengan pelatihan jurus – jurus atau
drill yang direpetisi juga akan meningkatkan sendiri kemampuan fisik.
5. Wing Chun Beladiri Praktis (Tidak Ada Tendangan Tinggi,
Salto, dan Sebagainya).
Wing Chun adalah beladiri praktis, dilatih dengan tujuan menjaga diri dari
serangan lawan, semua model pelatihan berputar pada pelatihan jurus, tehnik, dan sparring gaya wingchun.
6. Sistem Pelatihan Berpasangan.
Pelatihan berpasangan dilakukan setiap latihan 1 – 2 jam, sejak awal latihan
sesudah latihan kuda-kuda atau pukulan akan langsung latihan berpasangan, yang berguna
untuk membiasakan kerja semua jurus-jurus tangan wingchun (18 hand) sehingga
menjadi refleks dan naluriah menghadapi serangan – serangan lawan.
7. Sistem Pelatihan Form.
Jurus – jurus utama Siu Lim tao, Chum Kiu dan Biu Tze di ajarkan dengan cepat
dan dengan aplikasinya, berguna untuk membentuk pola gerak gaya wingchun.
Membantu murid mengetahui inti dan maksud gerakan dan penggunaanya dalam
latihan dan pertarungan.
8. Pelatihan Praktis (Bisa Dilakukan Dimana Saja).
Karena tujuan berlatih wingchun adalah untuk pembelaan praktis beladiri di
lapangan menghadapi kejahatan dimanapun, maka berlatih di ruang 1 x 1 meter pun
cukup dirumah, sesudah berlatih di tempat latihan murid bisa berlatih dimana
pun semaunya.
9. Berlatih Dengan Alat Sederhana, Tidak Perlu Baju Seragam.
Karena fokus pada latihan Wing Chun, maka tidak perlu alat diluar khusus untuk
Wing Chun, seperti Boneka kayu (Mok Yang Jong) dan senjata (ditempat latihan
jika ada), bisa latihan dirumah tanpa alat apapun. Karena yang ikut latihan
dari berbagai kalangan umur, tidak dipaksa untuk memakai pakaian seragam namun yang
penting tetap berpakaian olahraga yang praktis.